Archive for February, 2007

ADA APA DENGAN FILM INDONESIA?

Friday, February 16th, 2007

Gw sebenernya bingung terhadap film indonesia… pada semua unsurnya, ya filmnya, ya penontonnya, ya pembuatnya. mungkin karena saking terbukanya dunia film dalam menerima berbagai visi dan cara pandang yah?

gw juga bingung pada definisi "film bagus" ato "film berkualitas", jadi sangat relatif di negeri ini. tergantung dari mana kita mengukur. kebanyakan (sangat hampir kebanyakan!) film dengan jumlah penonton di atas 800 ribu penonton, pasti bukan film2 yang bakal dapet pujian dari banyak kritikus film ternama di ajang internasional. Dan film2 yang (katanya) ber"bobot", berat, mikir dan bisa jalan2 keliling dunia, ternyata cuma ditonton oleh segelintir orang di tanah airnya sendiri.

film yang ditonton lebih dari 1 juta penonton, ternyata film yang mengusung (maaf, tanpa mengurangi hormat saya pada para pembuatnya) cerita-cerita ringan yang mungkin hanya akan sebatas diingat, tidak lebih. Justru film-film yang (menurut saya) cukup mampu mengusung sebuah inspirasi dalam ceritanya, tidak mendapat apresiasi yang membanggakan.

Kompas minggu lalu (jika tidak salah) memuat tulisan dari Mas Totot Indrarto, seorang kritikus film dan salah satu anggota dewan seleksi FFI. dari tulisannya saya tangkap, bahwa menurut Mas Totot, penonton Indonesia sudah jenuh dengan tema-tema yang diusung akhir2 ini, seputar cinta remaja haha-hihi-lah, horor nanggung dan sebagainya. Penonton menantikan film yang agak berbeda, baik dari cerita atao penggarapannya. yah.. kurang lebih gitu deh kata Mas Totot (nuwun sewu Mas, kalo salah tangkep!). Tapi pada kenyataannya, film yang laku emang film yang "gitu-gitu" aja kok! filmmaker kita bukan gak ada yang berani berkarya beda, tapi hasilnya… apresiasinya kalah abis!

dulu, Rudi Soedjarwo pernah bilang, kita harus berani bikin film beda, biar aja pasarnya minim, tapi lama2 akan terbentuk juga. suatu saat nanti Indonesia akan punya beragam penonton yang siap menerima film apapun yang kita bikin! gitu deh katanya… tapi gak mungkin kan terus2an berkarya tanpa memperhitungkan balik modal… gw kira Rudi akhirnya berhitung juga (u know his last movie?).

Film tuh sayang banget kalo cuma sebatas jadi karya yang diinget doang, suatu saat jika ada film yg lebih oke, bakal dilupain. Film itu harus bawa semangat buat yang nontonnya, harus bisa berbagi inspirasi. Temen2 filmmaker yang bertahan untuk mengusung berjuta inspirasi itu terus berkutat dalam karya2 yang dinilai berat oleh penonton kita. sementara temen2 yang sudah menikmati manisnya laku di pasaran, jadi ketagihan bikin film tanpa peningkatan bobot kualitas dalam ceritanya. Maka terjadi dikotomi, dualisme, bahkan polarisasi. ada 2 kutub filmmaker yang berbeda, satu berorientasi pasar dengan bikin film2 ringan (sangat!), satunya lagi, masa bodoh dengan pasar (yang dianggapnya gak beres!) sehingga tetep bikin film dengan cara-cara penyampaian yang cenderung pada (hanya) sebatas ekspresi pembuatnya. Ada gak sih yang berhitung lintas dualisme? mikir pasar dengan tujuan bahwa film harus ditonton orang banyak, dan mikir isi, bahwa film itu harus berdampak baik bagi penonton yang banyak itu.

susah kali ya? sementara penonton kita juga tidak punya indentitas yang gak jelas dan tak tertebak maunya… Tapi bukankah ini menuntut kreativitas lebih tinggi lagi?? bikin film yang berkualitas secar isi tapi enak ditonton, sehingga orang banyak suka!

mungkin slogan "maju terus film indonesia!" harus ditambah dengan "bikin terus film yang bagus!" bagus=berkualitas isinya!

gak ada jalan lain… yeah, camera rollin’ ACTION!

THE DAY

Tuesday, February 13th, 2007

the day will come…

Semoga berkah… :)

tenang aja…

Thursday, February 8th, 2007

Its not time to make a change, just relax take it easy, youre still young, theres no fault, theres so much you have to know, find a girl, seattle down, if you want you can marry, look at me, im old, but im happy… (Cat Stevens)

A simply telling from a father :)

gw suka banget lagu ini, dinyanyiin ulang oleh Ronan Keating di Boyzone (waktu SMA gw ngefan berat ama ni band, ampe mo nyatronin ke hotel Borobudur waktu mereka manggung di jakarta!;p hehehe!).

Bener banget… kita yang muda-muda (taela..) kadang suka semangat tapi berlebihan, ya gak? just relax, take it easy… itu juga yang selalu Ibu gw bilang, "tong gurunggusuh!" (jangan terburu-buru!). semua emang ada tempat dan waktunya… theres so much you have to know, just seattle down… bergerak emang kudu terus, tapi gak usah terlalu bergegas. kita sedang tidak mngejar apapun kok, pahala bisa didapet tanpa perlu kita berlari kencang. mengutip kata temen saya yang paling bijak sedunia (hey Lan :) ) "Revolusi tidak perlu berdarah, kawan!"

yup, bergerak, berubah, perbaikan, adalah proses yang terus berjalan. sabar, dalam menjadi apa yang kita inginkan, kerjakan semua dengan benaaar sesuai porsinya, telaten… gitu kali ya?

tke it easy,temen-temen…. just find a girl, if you want… u can marry!:) simply.. but not need to be hurry… jika sudah waktunya, ya lakuin aja!:)

deadline in life

Thursday, February 1st, 2007

makin tua, makin banyak mikir…

bener banget!

rasanya hidup makin cepet berlalu. baru bangun tidur, udah malem lagi. baru beres rapat, udah deadline lagi. baru berencana, udah pusing tujuh keliling!

tapi kenapa ya, masih sempet gw berleha-leha? bersantai dalam waktu yang sebenernya bisa gw pake untuk bikin puluhan tulisan. bersantai dalam waktu yang mungkin bisa gw manfaatin untuk merintis kemampuan gw di film. andai gw berhitung… dengan sebaik mungkin, apakah mungkin hari ini gw udah berdiri di depan bioskop elit sembari senyum ngeliat antrian penonton yang mo nonton film gw? entahlah…

damn, penyesalan inipun telah memakan waktu gw. yang seharusnya gw pake buat ngedit tulisan tentang persoalan perikanan yang (sumpeh!) bikin pening! yup… gw pusing… menghadapi kenyataan tentang banyak hal. Masalah bersliweran kayak debu dan bakteri di  udara. terus bertambah, bersaing dengan derasnya gelombang elektromagnetik di sekitar kita.

makin tua, makin mikir… deadline hidup makin deket… rasanya baru kemaren gw masuk SD… cukup untuk semua penyesalan! mati bisa kapan aja, gw gak boleh lengah!

God, please let me do the right things…